Arsip untuk April, 2008

EQSO…?

April 16, 2008

eQSO adalah layanan Voice over Internet Protocol (VoIP) yang dikembangkan untuk amatir radio. Ini memungkinkan amatir radio untuk saling terhubung tidak hanya menggunakan media udara, tetapi juga melalui Internet. Ini membuka peluang amatir radio dapat menikmati kebebasan berkomunikasi antara amatir radio lainnya melalui frekuensi radio, melalui Internet atau campuran keduanya.
Saat ini, ORARI membuka diri terhadap eQSO. Gebrakan dimulai oleh amatir radio di Makassar dengan berdirinya Club Station yang khusus mengembangkan dunia digital di amatir radio. Callsign YB8ZD akhirnya terbit, dimotori oleh YB8EW dan kawan-kawan [baca situs webnya]. YB8ZD lahir tanggal 17 April 2007 dengan IAR yang diterbitkan oleh Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan. Rakerda ORDA Sulawesi Selatan tanggal 12 Agustus 2007 telah menyiratkan pentingnya amatir radio mengikuti perkembangan teknologi.

YC1LZ melalui lobi yang intensif dengan pengurus ORDA Jawa Barat akhirnya menanyakan hal ini secara resmi ke ORPUS mengenai kegiatan eQSO. Melalui surat nomor B-171/OP/KU/2007 tanggal 10 September 2007 –tepat 1 hari sebelum diselenggarakannya eQSO Ramadhan net 2007– ORPUS menilai bahwa:

1. eQSO adalah pengembangan komunikasi digital yang digeluti amatir radio seluruh dunia termasuk Indonesia
2. Perlu adanya pemahaman yang jelas tentang pemaduan jaringan Internet dengan jaringan amatir radio sehingga tidak melanggar KM-49 Tahun 2002 tentang kegiatan amatir radio
3. Dengan akan diterbitkannya PP-38 Tahun 2007, ORARI dan Ditjen Postel sedang membahas hal-hal yang berkaitan dengan eQSO
4. eQSO dianggap sebagai kegiatan eksperimen amatir radio yang perlu mendapat pengawasan dan dikendalikan oleh ORARI Daerah.

Pada tanggal 1 Nopember 2007, domain orari.net kadaluarsa dan proses pembaruannya menemui kesulitan teknis; ini menyebabkan layanan eQSO Indonesia 2007 terganggu karena pengguna tidak dapat menggunakan subdomain tersebut, harus menggunakan alamat IP langsung. Onno W. Purbo, YC0MLC, Litbang ORPUS membantu menyiapkan subdomain eqso.orari.or.id dan akhirnya subdomain ini hidup tanggal 9 Nopember 2007.

APRS…?

April 16, 2008

APRS (Automatic Packet Reporting System) adalah radio amatir berbasis komunikasi digital, dalam hal ini adalah internet, sehingga para user dapat bertukar informasi lewat internet.
APRS mengirimkan informasi seperti pesan, buletin, pengumuman, dan lokasi sesuatu daerah atau tempat viaprotokol paket radio amatir. Info lokasi bisa diperoleh secara mobile sama halnya dengan info yang diperoleh lewat GPS.
APRS ditransport lewat udara menggunakan protokol AX.25 dan frekuensi audio 1200 baud Bell. Untuk itu diperlukan digital repeater yang menyediakan transport paket APRS pada suatu frekuensi. Internet Gateway menghubungkan APRS yang sedang online dengan Sistem internet APRS, yang tersebar di seluruh dunia.

Mungkin begitulah rumusan teknis dari APRS. Intinya, APRS adalah sistem mirip GPS yang menggunakan radio amatir sebagai medianya.

Webserver Apache

April 4, 2008

Web server adalah penyedia layanan internet. Salah satu yang terkenal adalah Apache. Apache dipakai dipakai oleh banyak orang di seluruh dunia. Dasar Apache adalah NCSA. Sehingga fitur-fiturnya mirip. Apache dikembangkan oleh sekelompok orang, sehingga perkembangannya lebih cepat jika dibandingkan webserver yang dikembangkan secara terpusat.
Kelebihannya antara lain:

1. Arsitektur modular.
2. Mendukung banyak sistem operasi, termasuk di dalamnya adalah Windows NT/2000/XP dan berbagai varian Unix.
3. Mendukung IP versi 6 (Ipv6).
4. Mendukung CGI (Common Gateway Interface) dan SSI (Server Side Include).
5. Mendukung otentifikasi dan kontrol akses.
6. Mendukung SSL (Secure Socket Layer) untuk komunikasi terenkripsi.
7. Konfigurasi yang mudah dipahami.
8. Mendukung Virtual Host.
9. Pesan kesalahan multi bahasa dan bisa dimodifikasi.

Radio Amatir…?

April 4, 2008

Saat ini jarang sekali ditemukan orang yang memiliki hobi nge’break’. Bahkan mungkin mereka tidak tahu apa yang dimaksud dengan nge’break’. Istilah break sendiri sering digunakan oleh orang-orang yang hobi menggunakan radio amatir (di Indonesia sering dikenal dengan ORARI).

Radio amatir adalah radio pemancar dan penerima (sender and receiver) yang benar-benar hanya untuk hobi semata. Bukan untuk komersil. Penggunanya pun beragam. Mulai dari orang tua, anak muda, laki-laki, perempuan, suku Jawa, suku Sunda, dll. Penggunanya tidak terbatas di satu daerah saja.

Radio amatir tidak begitu saja bisa digunakan, melainkan harus memiliki lisensi. Lisensi tersebut didapat setelah kita mendaftar dan mengikuti prosedur-prosedur yang berlaku. Untuk mendapat lisensi, kita tidak harus berusia sekian tahun atau tinggal di daerah tertentu. Semua bisa mendapat lisense. Setelah itu, kita akan mendapat lisensi kita berupa kode panggilan. Contohnya: KC9XT, KB9ATR, N9IOX, N9LBT, dll.

Radio amatir tidak hanya sebagai sarana menyalurkan hobi saja. Dengan menggunakan radio amatir, kita bisa mendapat banyak teman, membentuk suatu komunitas, bahkan mencari jodoh (Hehehe). Setelah nge’break’, mungkin para breaker (ini bukan istilah resmi) bisa melakukan copy darat, alias bertemu. dan jika sudah bertemu, mereka bisa melanjutkan pertemanan mereka sambil jalan-jalan atau ngopi di Starbucks. Selain itu, dengan radio amatir, kita bisa meminta bantuan saat ada seseorang membutuhkan ambulance. Jika saat itu tidak ada telepon, kita bisa menggunakan radio amatir kita.

Sekarang, bagaimana nasib radio amatir? Matikah? Atau sedang sakaratul maut?
Banyak orang mengira radio amatir sudah mati akibat makin berkembangnya internet dan juga komunikasi GSM dan CDMA. Sebenarnya, komunitas radio amatir masih ada sampai saat ini. mereka masih ’setia’ dengan radio amatir. Bahkan mereka memanfaatkan internet untuk memperlancar penggunaan radio amatir tersebut.